27 C
Bali
Jumat, April 16, 2021

Pengembangan RSUD Klungkung Menuai Protes, Walhi Sebut Andal Menyesatkan Publik

JEGBALI.COM, DENPASAR- Rencana pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung yang akan mengoperasikan insenerator untuk membakar limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) menuai protes dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Bali dan Front Demokrasi Perjuangan Rakyat Bali (FRONTIER Bali). 

Direktur Walhi Bali, I Made Juli Untung Pratama menilai dokumen Analisi Dampak Lingkungan (Andal) dan RKL/RPL rencana pengembangan RSUD Klungkung menyesatkan.

“Andal dan RKL/RPL menyesatkan lantaran dokumen Andal dan RKL/RPL tidak transparan serta mengaburkan Informasi Penting dalam Andal dan RKL/RPL,” kata Untung Pratama dalam rapat pembahasan Andal dan RKL/RPL Rencana Pengembangan RSUD Klungkung di Kantor Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Provinsi Bali, Selasa (1/12/2020) kemarin.

Pria yang akrab disapa Topan ini menjabarkan, Andal dianggap menyesatkan misalnya, pemrakarsa menjelaskan bahwa RSUD Klungkung mengolah limbah B3 bersama pihak ketiga yakni PT. Triarta Mulia Indonesia. 

Namun dalam dokumen Andal dan RKL/RPL, tidak ada informasi mengenai pengalaman kerja PT. Triarta Mulia Indonesia dan skema pengolah limbah B3 yang berisi dioksin. 

Karena tidak adanya infomrasi tersebut, Topan mempertanyakan kompetensi pihak ketiga dalam melakukan pengolahan limbah B3 yang berisi dioksin. “Apakah pengaburan informasi ini sengaja dilakukan karena pihak ketiga tidak memiliki track record yang baik dalam mengolah limbah B3?”, tanyanya.

Rapat tersebut dipimpin olehKepala Dinas DKLH Bali, I Made Teja dan hadir juga pihak RSUD Klungkung, tim penyusun Amdal, I Made Sara Wijana yang bersama timnya. Dari FRONTIER Bali dihadiri oleh Natri Krisnawan sebagai Sekjen dan Direktur WALHI Bali I Made Juli Untung Pratama 

Untung Pratama menjelaskan bahwa Andal dan RKL/RPL rencana pengembangan RSUD Klungkung memasukkan rencana operasional Insenerator yang merusak lingkungan dan pada akhirnya sangat membahayakan kesehatan masyarakat, khususnya masyarakat yang berada di radius 500 Meter dari lokasi insinerator. 

Lebih lanjut, ia menegaskan dampak dari penggunaan insinerator untuk pembakaran limbah B3 menghasilkan dioksin yang dapat memicu penyakit kanker dan bisa merusak organ reproduksi laki-laki dan perempuan, sehingga masyarakat sulit memiliki keturunan. “Sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Operasional insenerator harus dicoret”, tegasnya.

Untung Pratama menjelaskan hingga saat ini belum ada laboraturium rujukan di Indonesia yang dapat menganalisa dioksin dalam sampel emisi insenerator. Sehingga ia menilai rencana operasional insinerator tersebut tidak bisa dilaksanakan karena tidak ada laboraturium yang bisa mengukur kadar dioksin dari operasional insinerator RSUD Klunkung. “Operasional insinerator tidak dapat dilaksanakan”.

Untung Pratama menyampaikan agar penanganan limbah B3 menggunakan Autoclave dengan pencacah, termasuk limbah B3 dari pasien COVID 19. Karena menurutnya autoclave tidak menimbulkan emisi yang berbahaya serta sejauh ini belum ada dampak buruk kesehatan akibat operasional autoclave. “Seharusnya autoclave bisa digunakan”, tegasnya.

Pernyataan Untung Pratama yang meminta agar pemrakarsa menggunakan autoclave untuk penanganan limbah B3, ditanggapi oleh Ketua Penyusun Amdal Made Sara. Ia menyampaikan autoclave memang layak untuk penanganan limbah B3, namun itu tidak dapat dilaksanakan karena keterbasan anggaran sehingga tidak dapat dikelola. “anggarannya tidak ada”, ujarnya.

Dalam rapat tersebut, FRONTIER dan WALHI menyerahkan surat tanggapan terkait Andal dan RKL/RPL rencana pengembangan RSUD Klungkung. Surat tersebut langsung diterima oleh Kepala Dinas DKLH Bali. (Red)

Latest news

Gelar Nobar Kinipan! Frontier-Bali & Aliansi Pelajar Bali Galang Donasi Untuk NTT

JEGBALI.COM, DENPASAR- Acara BERDISKO (Berbincang, Berdikusi, Dan Kongkow-Kongkow) ke 6 kembali digelar Minggu, 11 April 2021, oleh Front...
- Advertisement -

Festival Bali di Australia Banjir Hujatan Karena Representasi Budaya yang Keliru

JEGBALI.COM, AUSTRALIA- Festival bertema Bali di Australia Barat meminta maaf pada publik dan masyarakat Bali karena karena tidak sesuai promosi dan representasi...

BREAKINGNEWS! Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

JEGBALI.COM, JAKARTA- Pemerintah resmi melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19.

Oknum Sulinggih yang Tersandung Kasus Pencabulan Kini Ditahan di Rutan Polda Bali

JEGBALI.COM, DENPASAR- I Wayan M (38) memilih diam tanpa kata di depan awak media usai menjalani pelimpahan tahap...

Related news

Gelar Nobar Kinipan! Frontier-Bali & Aliansi Pelajar Bali Galang Donasi Untuk NTT

JEGBALI.COM, DENPASAR- Acara BERDISKO (Berbincang, Berdikusi, Dan Kongkow-Kongkow) ke 6 kembali digelar Minggu, 11 April 2021, oleh Front...

Festival Bali di Australia Banjir Hujatan Karena Representasi Budaya yang Keliru

JEGBALI.COM, AUSTRALIA- Festival bertema Bali di Australia Barat meminta maaf pada publik dan masyarakat Bali karena karena tidak sesuai promosi dan representasi...

BREAKINGNEWS! Pemerintah Larang Mudik Lebaran 2021

JEGBALI.COM, JAKARTA- Pemerintah resmi melarang mudik lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021. Keputusan itu diambil dengan mempertimbangkan risiko penularan Covid-19.

Oknum Sulinggih yang Tersandung Kasus Pencabulan Kini Ditahan di Rutan Polda Bali

JEGBALI.COM, DENPASAR- I Wayan M (38) memilih diam tanpa kata di depan awak media usai menjalani pelimpahan tahap...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini